• Galeri Foto
  • Galeri Foto
  • Galeri Foto
Solid, Profesional, Tangguh, Modern, Berwawasan Kebangsaan dan Dicintai Rakyat..

KOREM 043/GATAM MELAKSANAKAN PENGAMANAN NATAL 2013

     Dalam rangka memberikan bantuan kepada Polda Lampung, pada hari Selasa, tanggal 24 Desember 2013  pukul 14.00 Wib seluruh anggota Prajurit dan PNS Makorem 043/Gatam, bertempat di Lapangan Apel Makorem 043/Gatam melaksanakan Apel Luar Biasa dalam rangka mengantisipasi Pengamanan Malam Natal di wilayah Bandar Lampung dan sekitarnya yang dilaksanakan selama dua hari berturut-turut.


     Adapun Obyek sasaran pengamanan meliputi Gereja dan para jemaat yang melaksanakan ibadah dan obyek vital, meliputi  Mall, tempat keramaian, Stasiun, terminal dan sasaran lainnya.  Dengan kekuatan 2 SSK Makorem 043/Gatam dan dibagi di tiap-tiap pos sasaran yang telah ditentukan  bersama-sama dengan para Babinsa di wilayah dan anggota dari Polda Lampung telah melaksanakan dengan aman, tertib dan lancar, sehingga para Jemaat gereja dapat melaksanakan ibadahnya dengan khuyuk dan nyaman.

     Dalam kesempatan tersebut, Danrem 043/Gatam, Kolonel Inf. Irwan Sihar Marpaung  menekankan kepada seluruh anggota prajurit dapat melaksanakan tugas pengamanan ini dengan sebaik-baiknya dengan penuh rasa tanggung jawab.


UPACARA SERAH TERIMA JABATAN KOMANDAN KODIM 0422/LB

    Pergantian pejabat kembali dilaksanakan di lingkungan Jajaran Korem 043/Gatam pada hari Kamis, tanggal 19 Desember 2013, pukul 09.00 WIB di Aula A. Yani Makorem 043/Gatam dari pejabat lama, Letnan Kolonel Inf Sugiyono kepada Letnan Kolonel Inf Slamet Riadi. Sebagai IRUP pada Upacara Serah Terima Jabatan Dandim 0422/LB oleh Kepala Staf Korem 043/Gatam, Letnan Kolonel Arm SDM. Tampubolon mewakili Komandan Korem 043/Gatam dengan dihadiri oleh Para Dandim Jajaran Korem 043/Gatam, Para Dan / Ka Satdisjan Jajaran Korem 043/Gatam, Para Kepala Seksi, Para Kepala Balaks, Ketua Persit KCK Koorcab Rem 043/Gatam dan pengurus, serta para perwira, perwakilan Bintara, Tamtama dan PNS Jajaran Korem 043/Gatam.

    Dalam amanat Komandan Korem 043/Gatam yang disampaikan oleh Kepala Staf, Beliau menyampaikan Serah terima jabatan merupakan siklus alamiah dari sistem organisasi modern  dan  bisa  terjadi setiap saat. Proses pergantian kepemimpinan ini merupakan bagian penting dalam sistem pembinaan organisasi dan pembinaan personel serta pembinaan karier perwira.

   Dengan demikian alih tugas jabatan ini diharapkan dapat meningkatkan kinerja Satuan Kodim 0422/Lampung Barat  dan  jajarannya  lebih baik  dari  kinerja  sebelumnya. Prosesi serah terima jabatan menjadi moment penting dalam pengembangan karier perwira   dengan   beban  tugas  dan  tanggung jawab yang lebih besar dan variatif  bagi perwira yang melaksanakan serah terima  jabatan tersebut. hal yang sangat esensial bahwa  alih tugas jabatan seorang Komandan Kodim hendaknya dimaknai sebagai suatu amanah yang harus dapat dipertanggungjawabkan, sekaligus sebagai peluang untuk menghasilkan karya pengabdian terbaik kepada masyarakat, bangsa dan  negara.    

     Untuk itu, perlu dihayati benar bahwa semakin tinggi jabatan yang diemban,  maka semakin besar pula  resiko dan    tanggung  jawab    yang   harus   dipikul   oleh seorang perwira, yang mana semua itu  sangat memerlukan pengorbanan baik  waktu, pikiran maupun tenaga dari pejabat   Komandan  Kodim  yang  baru. Satuan Kodim 0422/Lampung Barat sebagai  salah  satu  sub kompartemen  strategis dalam  jajaran  Korem  043/Gatam  yang   berada  di  wilayah  Kabupaten  Lampung Barat, keberadaannya   memiliki  tugas  dan  peran  penting   dalam    rangka    mendukung tugas   pokok   Korem  043/Gatam   terutama  untuk   mewujudkan   pertahanan  wilayah,  Khususnya    di Kabupaten   Lampung  Barat.

    Selanjutnya, dengan kondisi Kabupaten Lampung Barat yang cukup luas   wilayahnya  dan  posisinya  sebagai  Kabupaten penyangga Provinsi Lampung,  tentunya sangat erat kaitannya dengan tugas dan tanggung jawab yang diemban oleh Kodim 0422/Lampung Barat, dengan berbagai sarat dinamika kehidupan yang sangat kompleks  di masyarakat.

    Tentunya, posisi yang sedemikian mempunyai  konsekuensi logis bahwa tantangan tugas  yang dihadapi juga semakin  besar, seiring  dengan perkembangan situasi yang terjadi di wilayah Kabupaten Lampung Barat khususnya, Provinsi Lampung pada umumnya. Begitu juga setiap terjadi gejolak sosial dan perubahan kondisi wilayah di masyarakat, tentunya akan mudah berpengaruh ke kabupaten lain  di wilayah  Provinsi Lampung.

    Dengan mencermati kondisi kewilayahan yang demikian kompleks,  maka   setiap  aparat   di wilayah  ini  harus  lebih  tajam melihat dan menangkap fenomena yang   terjadi baik perubahan yang berdimensi geografis, demografis   maupun  kondisi  sosial yang dapat menjadi potensi timbulnya gejolak yang dapat mengganggu kepentingan  pertahanan  wilayah di daerah. Sehingga demikian, upaya pembinaan kewilayahan yang menjadi tugas pokok Kodim 0422/Lampung Barat dan jajarannya harus dilakukan melalui pendekatan yang lebih terarah dan terpadu, baik melalui pendekatan di bidang agama,   budaya  dan   kemasyarakatan.  

   Hal  ini  berarti, bahwa pembinaan kewilayahan hendaknya harus difokuskan pada terciptanya keterpaduan hubungan antara aparat di  daerah, baik aparat  Pemerintah  Daerah, Kepolisian  maupun  instansi lain serta  segenap elemen masyarakat dalam rangka membangun kesadaran bermasyarakat, berbangsa dan bernegara bagi warga masyarakat Kabupaten Lampung Barat. Tantangan tugas yang sedemikian, kiranya tidak sulit untuk dilaksanakan oleh prajurit  jajaran Kodim 0422/Lampung Barat,  mengingat selama ini keberadaannya, telah   diterima  oleh   masyarakat  dengan   melalui berbagai aktivitas yang konstruktif   dan bermanfaat  untuk  kepentingan  masyarakat wilayah Kabupaten Lampung Barat. 

   Selanjutnya, berkenaan dengan serah terima  jabatan  ini,  kepada Kolonel Inf. Sugiono, saya selaku Komandan Korem 043/Gatam dan pribadi menyampaikan ucapkan terima kasih dan penghargaan   atas dedikasinya dalam melaksanakan tugas jabatan sebagai Komandan Kodim 0422/Lampung  Barat.  Ucapan terima kasih, juga saya sampaikan pula kepada 
Ibu   Inge  Sugiyono,  atas  kesetiaannya mendampingi suami selama menjabat Komandan Kodim 0422/Lampung Barat, khususnya  dalam  membina  organisasi  Persit Cabang Kartika Chandra Kirana  Kodim 0422/Lampung Barat.Kepada pejabat baru Letnan  Kolonel  Inf Slamet Riadi, saya ucapkan   selamat datang dan selamat bertugas,  atas pengangkatan dan  kepercayaan pimpinan menjadi Komandan Kodim 0422/Lampung Barat yang  baru.

    Pelihara dan kembangkan berbagai inovasi dan kreasi, guna meraih prestasi tugas  satuan  Kodim  0422/Lampung  Barat  yang lebih baik  dan  bermanfaat   bagi  kepentingan  masyarakat,  bangsa  dan  negara, demikian yang disampaikan oleh Danrem 043/Gatam.

ACARA PEMBUKAAN MUSDA KE X LVRI PROVINSI LAMPUNG.

PENREM 043/GATAM.
      Mewakili Komandan Korem 043/Gatam, Pasi Ter Korem 043/Gatam, Mayor Inf JP. Sipayung hadir dalam Acara Pembukaan Musda Ke X LVRI Provinsi Lampung Tahun 2013  bertempat di Balai UPTD BADIK LAT KOP/Depan  Mahan Agung Jln. Dr. Susilo Teluk Betung Bandar Lampung, pukul 09.00 WIB, pada hari Kamis, ( 19/12).

    Mengawali dalam sambutan Komandan Korem 043/Gatam, Kolonel Inf Irwan S. Marpaung yang dibacakan oleh Mayor Inf JP.Sipayung menyampaikan Sehubungan dengan itu, atas nama Komando dan selaku pribadi, saya mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang  tak  terhingga, kepada  Ketua  beserta segenap panitia Musda yang telah  memberikan   waktu   kepada  saya  untuk memberikan sambutan pada Musda X Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI) Propinsi Lampung tahun 2013, sehingga ini merupakan kebahagiaan tersendiri bagi saya dapat hadir dan berbicara pada kegiatan Musda kali ini.

     Kebahagiaan ini dapat saya rasakan, karena pada kesempatan ini saya dapat bertemu dan bertatap muka serta berkomunikasi secara langsung dengan para sesepuh pendahulu penegak kemerdekaan Negara Republik Indonesia dalam suasana yang penuh dengan semangat pengabdian kepada bangsa  dan  negara  yang  kita  cintai  ini.

        Tekad perjuangan yang terpatri dalam diri   para  sesepuh    telah  dibuktikan, seperti apa yang sekarang sedang dilaksanakan pada pagi hari ini, untuk berkumpul bersama melaksanakan Musda guna membahas perjuangan mengisi kemerdekaan Bangsa Indonesia, yaitu menuju masyarakat adil dan makmur yang berdasarkan kepada Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945.

           Dalam rangka melanjutkan perjuangan mengisi kemerdekaan, Legiun Veteran yang juga merupakan keluarga besar TNI  walaupun usianya sudah sesepuh, namun sampai saat  ini  tetap  mampu berdiri  dengan  tegar  menempuh  perjalanan pengabdian kepada bangsa dan negara tanpa  pamrih  melalui  kurun  waktu yang cukup  panjang.

       Ini membuktikan, bahwa Legiun Veteran Republik Indonesia sebagai salah satu organisasi sosial yang memiliki ketangguhan dan mempunyai semangat serta  tekad  yang kuat dan kokoh dengan bersama Keluarga Besar TNI lainnya untuk tetap bersama-sama mengabdi kepada kepentingan bangsanya terutama mendorong dan meningkatkan daya juang masyarakat menuju  hari  depan  yang  lebih  baik.  

         Tekad dan semangat  Veteran  Propinsi  Lampung  untuk mengabdi dan  berjuang tetap berkobar dan tidak  akan  pernah  sirna oleh waktu,  bahkan  akan terus berkarya sepanjang hidupnya. Dengan demikian, kehadiran warga  Legiun  Veteran senantiasa dihormati dan diharapkan baik oleh masyarakat Provinsi Lampung maupun oleh Keluarga Besar TNI pada khususnya.    

           Dimata generasi penerus bangsa dan TNI khususnya, peran warga Veteran adalah sebagai suri tauladan dan sumber inspirasi kejuangan sekaligus merupakan saksi sejarah yang membesarkan hati serta menambah kepercayaan diri. 

          Itulah sebabnya, restu dan sekaligus keterlibatan warga Veteran langsung maupun tidak langsung  terhadap setiap misi perjuangan TNI masih sangat diharapkan, terutama   dalam  mendukung  tugas pokok TNI untuk  mengawal dan mengamankan kedaulatan  NKRI. 

       Sebagaimana kita ketahui bersama, Musyawarah Daerah bagi suatu organisasi merupakan momentum yang sangat tepat untuk memantapkan pembinaan organisasi  dan  memperkokoh kecintaan  serta  kebanggaan terhadap jati diri organisasi tersebut. Selanjutnya, dengan bermakna rasa hormat dan menjunjung tinggi hasil   perjuangan  dari   para   pendiri dan sesepuh  LVRI  yang   telah   merintis   dan   meletakkan dasar serta menjalankan organisasi dengan segenap dinamika keberhasilan dan kekurangannya.

      Berkenaan dengan dilaksanakan Musda  Ke – X ini, semoga  LVRI  Provinsi Lampung dapat meningkatkan prestasi dan kinerja  organisasi  dalam  rangka  untuk  membantu Pemerintah Daerah bersama–sama  membangun  Provinsi  Lampung  untuk lebih baik  lagi di masa mendatang. Sebelum mengakhiri sambutan ini, saya  berharap  kepada  warga LVRI Propinsi Lampung, apapun hasil yang  dicapai selama pelaksanaan Musda Ke -  X ini, baik dalam penyusunan program kerja maupun penyusunan struktur pengurus yang baru nanti dapat dicapai  dengan lapang dada  dan keterbukaan.

      Jadikan Musda ini, sebagai wujud kepedulian para sesepuh Legiun Veteran untuk memberikan konstribusi positif kepada Pemerintah Daerah untuk berbuat yang   terbaik demi kemajuan dan perkembangan daerah Provinsi Lampung. Hadir dalam acara tersebut, yang mewakili Gubernur Lampung, Ketua Umum DPP LVRI, Ketua Dewan Pimpinan  Daerah  beserta Pengurus dan anggota  LVRI Propinsi Lampung.

NETRALITAS TNI PADA PEMILU 2014.

Penrem 043/Gatam.
     Komandan Korem 043/Gatam, Kolonel Inf Irwan S. Marpaung  memimpin Upacara Tujuhbelasan pada Bulan Desember 2013, bertempat di Lapangan Makorem 043/Gatam pada hari Selasa, (17/12), pukul 07.00 WIB.

     Dalam amanat Pangdam II/SWJ, yang dibacakan oleh Komandan Korem, Pangdam menyampaikan bahwa sebagai abdi negara, upacara bendera memiliki makna penting untuk meningkatkan dedikasi, loyalitas dan semangat pengabdian untuk senantiasa berbuat yang terbaik bagi nusa dan bangsa, sekaligus sebagai sarana Komando guna menjalin komunikasi antara pimpinan, staf dan anggota, agar setiap kebijakan, instruksi, petunjuk dan  informasi dapat  mengalir dan dipahami secara seksama.

      Saat ini,  kita telah  berada  di akhir Tahun Anggaran 2013. Dengan demikian, kepada  para  Asisten, Dansat dan Kabalakdam II/Swj untuk segera melakukan evaluasi dan menyusun laporan   pelaksanaan program kerja Tahun Anggaran 2013. Evaluasi pelaksanaan program kerja perlu dilaksanakan secara menyeluruh, guna mengetahui kelemahan dan kekurangan dari program kerja yang kita laksanakan selama ini. 

     Hasil evaluasi ini akan menjadi pedoman dan modal berharga dalam penyusunan program kerja dan anggaran tahun depan. Terhadap program - program yang  belum terselesaikan,  untuk  segera dilakukan upaya percepatan dan penajaman sehingga dapat selesai tepat waktu. 

         Apabila  terdapat  anggaran  crash  program, agar dikoordinasikan dengan staf  terkait dalam pembuatan administrasi pertanggungjawabannya guna menghindari anggaran yang tidak dapat diserap.

     Terkait dengan akan berakhirnya  Tahun Anggaran 2013, setiap pengelola atau pengguna anggaran segera menyusun laporan tutup buku sebagai bentuk pertanggungjawaban   penggunaan dana dibidang anggaran pada TA. 2013. Sebagai pertanggungjawaban penggunaan dana di bidang anggaran, laporan tutup buku harus disusun  secara transparan, akuntabel dan tepat waktu dengan tetap berpegang pada aturan dan ketentuan yang berlaku di lingkungan   Angkatan  Darat. 

      Pada peringatan HUT ke - 68 TNI beberapa waktu yang lalu, Panglima  TNI Jenderal Moeldoko meminta seluruh jajaran untuk merevitalisasi dan merefleksikan pengabdian secara kontekstual bagi kepentingan nasional. Dalam revitalisasi TNI ini salah satunya adalah menyukseskan  Pemilu dan kepemimpinan nasional  2014.

    Sebagaimana kita ketahui bersama, pada Tahun 2014 bangsa Indonesia  kembali akan melaksanakan pemilihan umum, baik Legislatif maupun Presiden dan Wakil Presiden. Melalui pemilihan umum inilah rakyat Indonesia akan menentukan wakilnya di Lembaga Legislatif dan memilih Presiden beserta wakilnya untuk periode kepemimpinan lima tahun  mendatang. Memasuki tahun politik 2014, diantara elemen masyarakat pasti terdapat  perbedaan sikap dan kepentingan.

     Akan tetapi penting bagi kita semua untuk tetap mengelola, menjaga dan memelihara perbedaan yang ada agar tidak menjadi ketegangan dan konflik dalam kehidupan sehari-hari. Hal ini penting untuk  menjadi perhatian kita semua, karena  hal tersebut akan berpengaruh terhadap stabilitas politik, keamanan dan perekonomian Indonesia yang membawa pengaruh terhadap segala aspek kehidupan  masyarakat.

       Terkait dengan pelaksanaan Pemilu 2014,  kembali saya mengingatkan untuk berpegang teguh pada Netralitas TNI. Netralitas TNI, dalam setiap  kesempatan selalu saya  tekankan  karena  dalam  setiap  pelaksanaan Pemilu dan Pemilukada merupakan ujian terhadap Netralitas TNI sebagai amanat darireformasi  internal.  Hal ini perlu untuk menjadi perhatian kita semua, terlebih para  prajurit yang bersentuhan langsung dengan kegiatan di masyarakat seperti para Babinsa.

      Patut untuk kita ketahui bersama, selama ini tugas - tugas non    militer seperti karya  bakti dan bakti sosial yang dilakukan oleh prajurit   TNI masih dipersepsi secara minor, dicurigai  mengandung  muatan  tertentu dan diboncengi  kepentingan  penguasa. Persepsi dan kecurigaan ini hendaknya  tidak dijadikan sebagai alasan untuk menghindari kontak dengan masyarakat. Akan  tetapi,  hal  ini  harus  menjadi bahan evaluasi  dan introspeksi bagi kita, terutama dalam melaksanakan kegiatan yang melibatkan masyarakat ataupun kelompok masyarakat. Dengan berpegang pada asas netralitas dan niat baik  untuk berbuat yang terbaik dan bermanfaat  bagi  masyarakat, saya yakin dan percaya persepsi dan kecurigaan  yang ada selama ini akan hilang  dengan  sendirinya.

     Selanjutnya, sebelum mengakhiri amanat ini,  Pangdam menyampaikan beberapa hal penting sebagai pedoman dalam pelaksanaan  tugas, sebagai berikut  : Pertama, tingkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa, sebagai landasan moral dan etika  bagi prajurit dan PNS Kodam II/Swj dalam  melaksanakan  tugas. Kedua,  tingkatkan disiplin pribadi sebagai basis terwujudnya disiplin satuan dan    disiplin masyarakat. 

     Selaku prajurit dan PNS TNI, jangan pernah berhenti dari tekad dan semangat untuk menjadi contoh dan teladan bagi masyarakat  di sekitar kita. Perkokoh kemanunggalan  TNI - Rakyat, sebagai landasan bagi terwujudnya soliditas dan solidaritas sosial, serta terwujudnya persatuan dan kesatuan  nasional. Ketiga, pegang teguh dan laksanakan asas Netralitas TNI sebagai bentuk partisipasi dalam pelaksanaan demokrasi, dengan tetap mengikuti dan mencermati perkembangan setiap tahapan Pemilu  2014  guna  kesiapsiagaan satuan apabila sewaktu-waktu dibutuhkan untuk melaksanakan  bantuan  pengamanan.

      Pada akhir upacara Komandan Korem memberikan arahan kepada para prajurit dan PNS Korem 043/Gatam tentang kondisi cuaca yang memasuki musim penghujan untuk Rumdis apabila ada yang bocor jangan dibiarkan, segera adakan perbaikan agar usia pakai Rumdis dapat bertahan lama serta Komandan Korem juga menyampaikan tentang Rasa Kepedulian jangan merasa masa bodoh terhadap lingkungan sekitar yang kurang pas pada tempatnya.

DIRGAHAYU TNI ANGKATAN DARAT

PENREM 043/GATAM.
      Pada hari Minggu, Tanggal 15 Desember 2013, pukul 07.00 WIB, Komandan Korem 043/Gatam, Kolonel Inf Irwan S. Marpaung sebagai IRUP Pada Upacara Hari Juang Kartika, yang dipusatkan di Lapangan Saburai Bandar Lampung. Turut hadir pada upacara, Kepala Staf dan Para Kasi Korem 043/Gatam, Para Dandim Jajaran Korem 043/Gatam, Para Dan / Ka Satdisjan Jajaran Korem 043/Gatam dan seluruh Perwira, Bintara, Tamtama dan PNS Jajaran Korem 043/Gatam.

    Mengawali  dalam amanat dari Kepala Staf Angkatan Darat, Jenderal TNI Budiman yang dibacakan oleh Komandan Korem 043/Gatam menyampaikan ucapan  “Selamat Ulang Tahun”, kepada segenap Prajurit dan Pegawai Negeri Sipil TNI AD beserta  Keluarga di manapun berada dan  bertugas, teriring ucapan terima kasih dan penghargaan yang tulus atas pengabdiannya  selama  ini.

     Perjalanan panjang pengabdian TNI Angkatan Darat, tentu tidak terlepas  dari  kerja  keras  dan  pengabdian  para pendahulu dan senior yang telah meletakkan dasar - dasar pembinaan dan pembangunan TNI Angkatan Darat, sehingga mencapai kemajuan  seperti saat ini.

      Untuk itu, pada kesempatan  yang berbahagia ini, sudah sepatutnya  kita  menyampaikan rasa  hormat, bangga dan terima kasih, seraya memanjatkan  do’a, agar para pendahulu dan senior senantiasa mendapat lindungan Tuhan, dengan disertai tekad kita untuk  melanjutkan  cita - cita luhur perjuangannya.

     Selain itu, momentum peringatan  Hari Juang Kartika ini, hendaknya dijadikan  sebagai  wahana untuk melakukan  instrospeksi  dan  mawas  diri terhadap pelaksanaan tugas yang telah dilakukan dalam kurun waktu satu    tahun yang lalu  dan sekaligus  meneguhkan tekad dan memperbaharui semangat  juang, untuk  terus meningkatkan kinerja dan kualitas pengabdian yang lebih baik, bagi  pembangunan Angkatan Darat  dan  kejayaan  bangsa. Kita patut bersyukur bahwa setelah 68 tahun kemerdekaan Republik Indonesia, berbagai kemajuan dan pencapaian hasil - hasil pembangunan nasional, telah dapat kita rasakan bersama.  Bahkan, saat ini negara Indonesia  menjadi  16 (enam  belas)  besar kekuatan  perekonomian dunia.

       Suatu prestasi besar yang sangat membanggakan dan harus terus kita jaga dan tingkatkan. Meskipun memasuki tahun 2013,   baik   pada  tataran  global  maupun   nasional, dunia menghadapi situasi ketidakpastian dan kecenderungan terjadinya perlambatan pertumbuhan ekonomi, namun pertumbuhan perekonomian Negara Indonesia masih mampu  mengimbangi  Negara - negara maju.

     Perlu dipahami bahwa, hampir seluruh  sektor perekonomian tumbuh melambat pada Triwulan - III tahun 2013. perlambatan pertumbuhan tersebut, antara lain terjadi  pada sektor pertanian, manufaktur, konstruksi, transportasi dan lain sebagainya.  Disamping adanya perlambatan pertumbuhan ekonomi global, sejak  diterbitkannya kebijakan pengetatan peredaran mata uang Dolar AS, juga terjadi  krisis  dengan  terdepresiasinya nilai  tukar  berbagai   mata  uang  terhadap Dolar AS, termasuk nilai  tukar rupiah yang  menyentuh batas  kritis di  atas 11.800 rupiah per Dolar AS. Kondisi tersebut, meskipun belum berpengaruh signifikan terhadap perekonomian makro, namun tetap menuntut sikap kewaspadaan dan upaya penanganan kita bersama. 


      Berangkat dari pengalaman saat menghadapi krisis tahun 1997, sebagai  bangsa pejuang, tentunya segenap elemen bangsa harus bahu membahu  untuk mewujudkan iklim yang  kondusif dalam rangka menjaga pertumbuhan perekonomian nasional yang sehat.Terkait  hal  tersebut,  berbagai  program dan kegiatan Binter TNI AD,  seperti peningkatan ketahanan pangan, pembangunan sarana dan prasarana wilayah, akselerasi bidang kesehatan dan pendidikan, serta bidang lainnya  akan sangat bermanfaat untuk membantu dan meringankan pemerintah daerah maupun warga masyarakat secara keseluruhan dalam menghadapi perlambatan pertumbuhan ekonomi dan berbagai persoalan lain yang dihadapi masyarakat.Sebagai bagian dari komponen  bangsa,  TNI  AD  akan  senantiasa  tanggap dan peduli terhadap kondisi kehidupan rakyat dan bangsanya,  serta turut berpartisipasi dan berkontribusi maksimal dalam menghadapi berbagai persoalan  faktual  bangsa.

      Sebagai salah satu pilar bangsa yang menopang tetap tegaknya NKRI, TNI Angkatan Darat juga senantiasa konsisten dalam memenuhi kewajibannya dalam menjaga kedaulatan negara dan keutuhan wilayah NKRI.  TNI AD tetap berkomitmen untuk bersikap  netral dan tidak melibatkan diri kedalam politik praktis serta  mengawal demokrasi secara professional. Terkait dengan kebijakan pembangunan kekuatan TNI AD menuju terwujudnya  kekuatan  pokok  minimum  (MEF), maka TNI AD berkomitmen untuk terus  melakukan  pemenuhan  dan  modernisasi Alutsista. TNI Angkatan Darat juga berkomitmen untuk membangun prajurit yang profesional, modern,berdisiplin, dicintai dan mencintai rakyat, yang  berbasis pada science dan teknologi modern.

      Hal tersebut sangat sejalan  dengan   tema  Hari Juang Kartika tahun   ini,   yakni : “Dilandasi semangat Hari Juang Kartika, TNI AD bertekad menjadi profesional, berdisiplin tinggi, militan,  modern dan dicintai rakyat,  siap menjaga keutuhan NKRI”.  Tema tersebut mencerminkan komitmen  dan tekad yang kuat TNI AD untuk  menjadi profesional, modern dan militan, sekaligus memancarkan semangat untuk terus memperkokoh kemanunggalannya dengan rakyat serta membangun  sinergitas dengan segenap komponen bangsa lainnya. Selanjutnya Kepala Staf berharap tema ini benar - benar dipahami, dihayati dan diimplementasikan melalui langkah dan tindakan nyata sesuai  bidang tugas dan tanggung jawab masing - masing.

     Sebelum mengakhiri amanat ini, atas   nama  seluruh  prajurit  dan PNS    TNI  Angkatan Darat, Kepala Staf menyampaikan  ucapan terima kasih dan penghargaan yang tulus kepada Pemda, tokoh  masyarakat, tokoh agama, Ormas, Media  Massa dan segenap komponen bangsa, atas dukungannya kepada satuan - satuan TNI AD, sehingga dapat melaksanakan tugasnya dengan baik.

You are here: Home