• Galeri Foto
  • Galeri Foto
  • Galeri Foto
Solid, Profesional, Tangguh, Modern, Berwawasan Kebangsaan dan Dicintai Rakyat..

BERIKAN PENGHARGAAN KEPADA PRAJURIT YANG BERPRESTASI

BERIKAN PENGHARGAAN KEPADA PRAJURIT YANG BERPRESTASI
Penrem 043/Gatam.
Di awal Bulan Nopember 2013 ini, Para prajurit dan PNS Se Bandar Lampung melaksanakan Upacara Bulanan, Komandan Korem 043/Gatam, Kolonel Inf Irwan S. Marpaung secara langsung memimpin pelaksanaan upacara pada hari Senin, ( 4/11), bertempat di Lapangan Upacara Makorem 043/Gatam, juga dihadiri  oleh Kasrem dan Para Kasi Korem 043/Gatam, Para Dan / Ka Satdisjan dan Balak Korem 043/Gatam. Dalam Amanat Panglima Kodam II/Swj, Mayjen TNI, Bambang Budi Waluyo yang dibacakan oleh Komandan Korem 043/Gatam, Pangdam menyampaikan bahwa pelaksanaan upacara bendera ini merupakan wujud rasa bangga dan penghormatan kita terhadap Sang Merah Putih, sebagai salah satu lambang  kebesaran dan kedaulatan negara yang menjadi bukti tetap tegak kokohnya  Negara Kesatuan Republik Indonesia. Oleh karena itu, penghormatan terhadap lambang negara ini hendaknya tidak dipandang sebagai kegiatan serimonial yang rutin dilakukan, tetapi harus dapat  menjadi wahana untuk  mempertebal rasa nasionalisme, mempertinggi  jiwa  patriotisme dan memperkokoh semangat pengabdian  kita  sebagai   abdi  negara. Selama ini, kita lebih sering mendengar  berita tentang prajurit yang melanggar aturan  atau disiplin, yang pada akhirnya harus dijatuhi hukuman,  bahkan  sampai ada  yang harus diakhiri ikatan dinasnya sebagai  prajurit. Namun masih banyak juga prajurit yang berjasa melampaui panggilan tugasnya karena integritas sebagai prajurit pejuang   dan  pejuang  prajurit. Untuk kepentingan pembinaan personel, pimpinan Angkatan Darat berkomitmen  untuk menerapkan reward dan punishment secara obyektif dan konsisten serta dilaksanakan secara proporsional dan  terarah. Reward diberikan kepada para  prajurit yang berprestasi melampaui  panggilan  tugasnya  dan punishment  yang jelas, tegas dan  adil terhadap setiap prajurit  yang melanggar.
Terkait dengan pemberian reward kepada prajurit,  pada tanggal 25 Oktober 2013 Kepala Staf Angkatan Darat  memberikan Kenaikan  Pangkat Luar Biasa dan Piagam Penghargaan terhadap  14 personel TNI  Angkatan  Darat.  Hal ini merupakan salah satu langkah nyata  terhadap komitmen untuk memberikan  reward kepada para personel TNI Angkatan Darat atas integritas  dan prestasi pengabdian luar biasa yang dipersembahkan untuk TNI Angkatan Darat, bangsa dan negara tercinta.
Sebagai   warga Kodam II/Swj,  kita  pantas  merasa  bangga karena  di antara  14 personel penerima Kenaikan Pangkat  Luar Biasa dan  Piagam Penghargaan tersebut,        3 diantaranya merupakan  anggota Kodam II/Swj. Prajurit - prajurit tersebut adalah: Serka Wira Utama Saputra  NRP 21010036101079, Babinsa Koramil 420-02 Muara Limun Kodim 0420/Sarko Korem 042/Gapu,  dinaikan pangkat menjadi Serma karena berhasil menggagalkan tindakan aksi massa yang akan membakar Mapolsek  Muara Limun Kabupaten Sarolangun Jambi. Sertu Heri Suprapto NRP 21070369459887, Komandan Regu-2/I/A Yonif 141/AYJP, dinaikan   pangkat  menjadi Serka dan Praka Joni Firmansyah  NRP   31040072770384,  Tabak  GLM-1/II/A  Yonif  141/AYJP, dinaikan pangkat menjadi Kopda, karena berhasil menggagalkan  upaya penyelundupan Narkoba jenis sabu - sabu dari Tawau Malaysia seberat  total 7,95 Kg bernilai lebih dari 16 Miliar Rupiah. Penganugerahan Kenaikan Pangkat  Luar Biasa seperti ini, telah sesuai dengan Undang - Undang TNI Nomor 34  Tahun  2004, dimana pada pasal 44 ayat (1) dinyatakan bahwa “Setiap prajurit yang mempertaruhkan jiwa raga secara langsung dan berjasa melampaui panggilan tugas, dapat dianugerahi Kenaikan  Pangkat  Luar  Biasa”. Melalui pemberian reward seperti ini, diharapkan akan dapat menjadi contoh bagi para prajurit lainnya.  Oleh  karena itu, kepada para Komandan Satuan dan Kepala Balakdam saya minta untuk terus  memotivasi  dan  menginspirasi secara   terus - menerus kepada seluruh prajurit di satuan masing - masing,  agar berlomba - lomba untuk  meraih  prestasi  dan  terus memberikan pengabdian terbaiknya kepada TNI, khususnya TNI Angkatan Darat, bangsa dan negara. Setelah pelaksanaan upacara dilaksanakan pengarahan Komandan Korem 043/Gatam, diantaranya tentang apresiasi kepada prajurit atas prestasi yang telah ditujukan sehingga mendapatkan penghargaan Kenaikan Pangkat Luar Biasa, beliau berharap kepada prajurit dan PNS Korem 043/Gatam agar mencontoh pengabdian luar biasa prajurit tersebut sehingga dapat membawa nama baik satuan, pribadi dan keluarga. selanjutnya, Komandan Korem 043/Gatam menyampaikan mendekati selesai pelaksanaan Program Kerja TA 2013 ini, agar semua produk Staf di satuan masing - masing  segera diselesaikan dan dilaporkan ke Komando atas, Beliau juga menyampaikan tentang disiplin bagi prajurit dan PNS selama melaksanakan dinas dengan sebaik-baiknya dan penuh rasa tanggung jawab.

PENYERAHAN BANTUAN KOMPUTER DARI TELKOM MOTOR CYCLE CLUB (TMCC).














PENREM 043/GATAM.
PENYERAHAN BANTUAN KOMPUTER DARI TELKOM MOTOR CYCLE CLUB (TMCC).
Pada hari Minggu, (3/11), pukul 15.00 WIB Rombongan dari organisasi TMCC (Telkom Motor Cycle Club ) yang di Ketuai oleh Bapak Ahmad Wahyu mengadakan kunjungan ke Makorem 043/Gatam. Kedatangan rombongan TMCC, disambut oleh Kepala Staf Korem 043/Gatam, Letnan Kolonel SDM. Tampubolon beserta Para Kasi dan Ka Balak Korem 043/Gatam Bertempat di Aula Jenderal Sudirman Makorem 043/Gatam, selain mengadakan kunjungan silaturahmi ke Makorem 043/Gatam, organisasi TMCC ini juga memberikan bantuan perangkat Komputer sebanyak 10 Unit, yang baru diserahkan 1 unit secara simbolis dan 9 unit komputer lainnya akan menyusul. Penyerahan bantuan komputer  langsung diterima oleh Kasrem 043/Gatam, semoga bantuan komputer ini,  untuk mendukung kelancaran tugas pokok Korem 043/Gatam. Dalam sambutannya, Kepala Staf Korem 043/Gatam mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada TMCC, atas kerja sama dan bantuan komputer dapat bermanfaat bagi satuan. 

PRAJURIT MAKOREM 043/GATAM MELAKSANAKAN LATIHAN MENEMBAK SENJATA RINGAN.

PRAJURIT MAKOREM 043/GATAM MELAKSANAKAN LATIHAN  MENEMBAK SENJATA RINGAN TRIWULAN IV  TA 2013.
Penrem 043/Gatam.
Pembinaan satuan bagi prajurit  Makorem 043/Gatam dilaksanakan secara terprogram dan terencana, termasuk didalamnya pembinaan latihan yang meliputi latihan perorangan menembak senjata ringan. Untuk itu, demi menjamin terukurnya sasaran pembinaan latihan secara berdaya guna dan optimal, maka latihan menembak senjata ringan ini dilaksanakan secara bertahap, bertingkat dan berlanjut.
Pada program latihan menembak senjata ringan Triwulan IV  TA 2013 ini, dilaksanakan pada tanggal 29 sampai dengan 30 Oktober 2013 diikuti seluruh prajurit, baik dari Tamtama, Bintara dan Perwira melaksanakan latihan menembak bertempat di Lapangan Tembak Kompi A Yonif 143/TWEJ Tataan untuk menembak Senjata Senapan Jarak 100 Meter dan Lapangan Tembak Perbakin Sukarame untuk menembak senjata Pistol dengan masing – masing munisi untuk Senapan 16 Butir ( 6 Butir untuk Koreksi, 10 Butir Perkenaan ) dengan sikap tiarap dan duduk  dengan jarak 100 Meter,  untuk senjata Pistol 9 Butir (3  Butir Koreksi, 6 Butir Perkenaan ) dengan sikap berdiri, jarak 25 Meter. Latihan menembak pada Triwulan IV TA 2013 ini dilaksanakan dengan aman, tertib dan lancar.

NILAI UTAMA YANG HENDAK DITUMBUHKEMBANGKAN DALAM SETIAP PENYELENGGARAAN TMMD ADALAH UNTUK SALING BAHU MEMBAHU DAN BERGOTONG ROYONG UNTUK MEMBANTU KESEJAHTERAAN MASYARAKAT

Penrem 043/Gatam.
Pelaksanaan TMMD Ke - 91 di wilayah Kodim 0410/KBL ditutup secara resmi oleh Walikota Bandar Lampung, Bapak Herman HN. pada hari Selasa, (29/10) bertempat di Lapangan Kelurahan Campang Raya Bandar Lampung. Komandan Korem 043/Gatam, Kolonel Inf Irwan S. Marpaung hadir pada upacara tersebut bersama dengan unsur Fokorpimda dan para Camat Se-Bandar Lampung. Dalam Amanat Pangdam II/Sriwijaya,  Mayor Jenderal TNI Bambang Budi Waluyo  yang dibacakan oleh Walikota Bandar Lampung, disampaikan bahwa Program TNI Manunggal Membangun Desa ke-91 TA. 2013 ini dapat terselenggara dengan lancar, tertib dan aman berkat jerih payah, kesungguhan, ketekunan dan dedikasi yang tinggi dari para pelaksana di lapangan, dengan dukungan penuh dari pemerintah Provinsi dan seluruh jajaran Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota, serta segenap elemen masyarakat Sumatera Bagian  Selatan. Keberhasilan ini, merupakan cerminan suatu sikap dan keinginan yang  besar  dari  kita  semua, untuk senantiasa ingin memberikan   dan berbuat yang terbaik dalam membantu mengatasi kesulitan masyarakat dalam segala segi kehidupan. Untuk itu, atas nama Pimpinan Kodam II/Swj dan juga selaku penanggung jawab keberhasilan operasional, saya menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi yang  tinggi kepada pemerintah Provinsi dan Kabupaten/Kota juga kepada semua Instansi dan berbagai elemen masyarakat, serta   kepada segenap prajurit, sehingga penyelenggaraan TMMD ke-91 ini berjalan lancar dan sukses.
Kebersamaan ini hendaknya terus kita pelihara, agar dapat semakin menumbuhkan sikap saling pengertian dan semangat kerja sama antara TNI, Pemerintah Daerah dan segenap elemen masyarakat Sumatera Bagian Selatan, sehingga tujuan pembangunan nasional yaitu mewujudkan kesejahteraan masyarakat benar-benar dapat tercapai. Program TMMD, diawali dengan perencanaan yang melibatkan instansi dan masyarakat, serta disusun dengan sistem “Bottom Up Planning”.  Dengan demikian,  diharapkan program TMMD ini dapat mewadahi aspirasi dan kepentingan masyarakat. Sinergitas dalam upaya mewujudkan kesejahteraan masyarakat, secara otomatis menempatkan aparatur pemerintah, terutama aparat Pemerintah Daerah pada posisi sebagai fasilitator dalam upaya-upaya pembangunan yang diprakarsai oleh masyarakat, sehingga penetapan program pembangunan benar-benar sejalan dengan kebutuhan riil masyarakat. Karena atensi sasaran TMMD selalu berasal  dari  usulan  masyarakat,  maka  antara program pemerintah dan program masyarakat akan senantiasa saling mengisi, saling melengkapi dan  saling  mendukung. Kita maklumi bersama, bahwa nilai utama yang hendak ditumbuhkembangkan dalam setiap penyelenggaraan TMMD adalah untuk saling bahu membahu dan bergotong-royong membangun kehidupan sosial yang berkualitas, sehingga bermuara pada terciptanya stabilitas keamanan daerah yang mantap sebagai   pondasi sekaligus prasyarat dalam mewujudkan Sistem Pertahanan Semesta yang kita cita-citakan bersama. Berdasarkan hasil evaluasi, pelaksanaan program TMMD di wilayah Sumatera Bagian Selatan menunjukkan hasil yang positif, bahkan senantiasa  dapat  melebihi  pencapaian   target kegiatan pokok, termasuk pula dalam efisiensi pembiayaan.  Keberhasilan ini tentunya  berkat adanya sinergi, ikatan kebersamaan serta adanya dukungan swadaya masyarakat yang sangat tinggi, sehingga program TMMD menjadi salah satu program penting dalam konteks pembangunan  nasional  kita. Dengan berakhirnya program TMMD ke-91 tahun 2013 ini, saya harapkan mekanisme pembangunan yang telah dibangun melalui model kemanunggalan program TMMD, agar tetap dipelihara dan dijadikan sebagai salah  satu modal dasar masyarakat dalam rangka melaksanakan pembangunan di kawasan pedesaan. Oleh karena itu diharapkan adanya tindak lanjut dari berbagai pihak, khususnya satuan kerja perangkat daerah terkait di semua tingkatan pemerintah. Demikian pula kepada  masyarakat  desa,  dengan berakhirnya pelaksanaan program TMMD ini, bukan berarti pekerjaan telah selesai, namun harus ditindaklanjuti dengan kegiatan peningkatan, pemeliharaan dan pengembangan secara  berkelanjutan, sehingga pada akhirnya masyarakat akan semakin mampu untuk membangun wilayahnya secara mandiri. Bila kemandirian masyarakat telah tercapai, maka disinilah letak keberhasilan pembangunan bangsa.
Sebelum mengakhiri amanat ini, kepada semua pihak, baik dari komponen TNI dan Polri, aparat Pemerintah Daerah di semua tingkatan, tokoh masyarakat, alim ulama, organisasi kemasyarakatan dan kepemudaan serta segenap warga masyarakat, sekali lagi saya sampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan   atas   keberhasilan yang  telah dicapai dalam pelaksanaan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD)  ke-91 tahun 2013 ini. Semoga segala pengorbanan dan amal baik kita dalam rangka mengabdi kepada bangsa dan negara mendapat ridho Allah SWT.


DANREM 043/GATAM SELAKU IRUP PADA UPACARA HARI SUMPAH PEMUDA TAHUN 2013

Penrem 043/Gatam.
Danrem 043/Gatam, Kolonel Inf Irwan S. Marpaung bertindak selaku IRUP pada Upacara Hari Sumpah Pemuda Ke-85 Tahun 2013 pada hari Senin, (28/10) bertempat di Lapangan Saburai Bandar Lampung dengan dihadiri oleh para Komandan Satuan dan Jawatan Jajaran Korem 043/Gatam dan seluruh para prajurit dan PNS Korem 043/Gatam Se-Bandar Lampung. Pada kesempatan tersebut, Komandan Korem 043/Gatam membacakan Sambutan dari  MENTERI  PEMUDA  DAN OLAHRAGA  REPUBLIK INDONESIA, KRMT.  ROY SURYO. Dalam Sambutan tersebut, MENTERI  PEMUDA  DAN OLAHRAGA  REPUBLIK INDONESIA, KRMT.  ROY SURYO menyampaikan bahwa melalui peringatan Hari Sumpah Pemuda  ini kita dapat mengenang   tekad pemuda Indonesia saat itu yang mengikrarkan komitmen  persatuan dan kesatuan bangsa  yaitu :
SATU TANAH AIR – Tanah Air Indonesia, SATU BANGSA – Bangsa Indonesia  dan  SATU BAHASA – Bahasa IndonesiaPeringatan Hari Sumpah Pemuda merupakan momentum sejarah yang sangat penting dalam perjuangan bangsa Indonesia yang dipelopori oleh   anak  -  anak   muda   pada  jamannya. Sumpah Pemuda merupakan momentum yang    telah   membangun  komitmen  kolektif   bangsa  untuk bersatu  dan  mengembangkan jiwa  nasionalisme ditengah - tengah hagemoni kolonialisme  penjajah.   Momentum  sejarah  ini penting untuk kembali direnungkan dan direaktualisasikan agar semangat yang terkandung di dalamnya dapat terus memberikan inspirasi  dan  motivasi  bagi   seluruh   bangsa  ini  untuk menggapai kejayaan bangsa di masa  depan agar   dapat  hidup  sejajar  dengan  bangsa - bangsa  lain.  Secara  khusus momentum peringatan Hari Sumpah Pemuda tahun  ini diarahkan untuk menjadi tonggak pembangunan  Karakter   Bangsa.  Atas    dasar  semangat  itulah  peringatan  Hari Sumpah Pemuda  tahun ini mengangkat  tema : “Mewujudkan  Pemuda  Yang  Santun, Cerdas, Inspiratif  dan  Berprestasi”. Tema ini secara khusus mengandung  pesan  bahwa  saat  ini  kita memerlukan figur -  figur   pemuda  yang  santun, cerdas, inspiratif dan berprestasi. Pemuda yang santun adalah pemuda yang memiliki budi pekerti, berakhlak mulia, menghormati yang lebih tua    dan penyayangi yang lebih muda serta peduli terhadap sesama. Pemuda Indonesia dituntut untuk santun dalam perkataan, pikiran dan perbuatan. Pemuda  yang  cerdas   adalah   pemuda   yang  memiliki  kemampuan inovasi  dan kreatifitas yang tinggi, yang mampu mengatasi berbagai persoalan dihadapinya,   yang memiliki kompetensi sehingga akan   mampu  bertahan  dan  akan  unggul  dalam  menghadapi  persaingan  global.     Pemuda  yang  inspiratif  adalah  pemuda   yang  mampu  memberikan  inspirasi   bagi  pembangunan bangsanya, inspirasi bagi perubahan dan inspirasi  dalam mengembangkan generasi yang unggul dan berdaya saing.  Pemuda yang  berprestasi  adalah pemuda     yang  senantiasa   berorientasi  pada  kejayaan, keunggulan  dan  kegemilangan  masa  depan.  Pemuda yang berprestasi adalah pemuda  yang  tidak mudah menyerah, bertanggungjawab dan  senantiasa  melakukan  yang terbaik  untuk dirinya,  masyarakatnya  dan  untuk  bangsanya.
Upaya untuk mewujudkan pemuda Indonesia yang santun, cerdas, inspiratif dan berprestasi haruslah dijadikan sebagai komitmen kolektif bangsa ini manifestasi dari semangat dan   jiwa  Sumpah  Pemuda.  Melalui  peringatan  Hari Sumpah Pemuda  tahun  ini,  kita  berharap  agar  bangsa  ini kembali merenungkan dan menghayati  jiwa dan semangat  yang  terkandung  dalam  nilai – nilai Sumpah Pemuda yang telah diikrarkan   oleh   para   Pemuda  dari   berbagai  suku, agama, dan latar belakang kebudayaan yang sangat plural dari seluruh Indonesia. Semoga bangsa Indonesia dapat memetik hikmah yang terkandung dalam peringatan Hari Sumpah Pemuda ini. Pelaksanaan Upacara berjalan tertib dan lancar.


    

You are here: Home