• Galeri Foto
  • Galeri Foto
  • Galeri Foto
Solid, Profesional, Tangguh, Modern, Berwawasan Kebangsaan dan Dicintai Rakyat..

PRIMER KOPERASI KARTIKA GATAM LAMPUNG GELAR RAPAT ANGGOTA TAHUNAN ( R A T ).


















Penrem 043/Gatam.

    Senin (23/2),  Primer Koperasi Kartika Gatam Lampung menggelar  Acara Rapat Anggota Tahunan ( R A T ) Tutup Buku  Tahun 2014 yang diikuti oleh  seluruh anggota Primer Koperasi Kartika Gatam, yang terdiri dari para prajurit  dan PNS Makorem 043/Gatam.

    Rapat Anggota Tahunan ini dipimpin oleh Kepala Staf Korem 043/Gatam, Letnan Kolonel Inf Safrudin mewakili Komandan Korem 043/Gatam. Dalam sambutan tertulisnya  Komandan Korem 043/Gatam yang dibacakan oleh Kasrem, menyampaikan bahwa Rapat Anggota Tahunan  ini  merupakan   forum  untuk mengevaluasi pertanggungjawaban pengurus koperasi, dalam melaksanakan program kerja yang tertuang dalam rencana anggaran pendapatan  belanja  selama  tahun 2014.   Dengan  hasil   kajian dan evaluasi tersebut, hendaknya digunakan sebagai dasar untuk memperbaiki dan menyempurnakan  Rencana  Kerja  dan  RAB  Primer Kartika Garuda Hitam  pada tahun  2015, jelas Danrem.

    Ditambahkan pula, bahwa dalam rapat kali ini diharapkan dapat diperoleh suatu hasil    pembahasan   yang lebih konkrit dari pelaksanaan tugas pada program tahun   anggaran   sebelumnya.   Dengan  hasil  evaluasi tersebut,  kiranya dapat  digunakan sebagai pertimbangan untuk mendinamisasi pelaksanaan  kegiatan  pengurus koperasi dapat berjalan secara optimal, terang Danrem dalam sambutannya.

    Koperasi Primer Kartika Garuda Hitam  merupakan  organisasi   fungsional  di  jajaran Korem 043/Gatam, yang mempunyai tugas  pokok membantu Pimpinan Korem 043/Gatam dalam  upaya  mewujudkan  dan  meningkatkan kesejahteraan prajurit dan PNS beserta keluarganya. Selain hal tersebut, Koperasi Kartika Gatam juga merupakan organisasi yang berbadan   hukum.  Sebagai  subyek  hukum dibenarkan untuk melakukan kegiatan di berbagai bidang  usaha, yang diharapkan mampu berkompetisi dan berdampingan dengan pelaku   ekonomi   lainnya,   baik dengan BUMN  maupun  Swasta lainnya. Untuk itu,  kepada  pengurus koperasi  agar  memiliki  naluri bisnis dan senantiasa mampu menangkap peluang   pasar  yang  ada, harap Danrem.

    Selama pelaksanaan RAT juga dibacakan pertanggungjawaban kepengurusan koperasi selama tahun 2014, Pemilihan Ketua Pengurus Koperasi yang Baru dan pemberian  hadiah utama dan hadiah door press kepada anggota koperasi  yang  nomor undiannya menang  saat pengundian sesuai nomor absen hadir.

    Hadir pada Acara RAT, Pejabat yang mewakili  Kepala Dinas Koperasi PKM dan Penanaman Modal Kota Bandar Lampung,  Para Kasi Korem 043/Garuda Hitam,  Pengurus yang mewakili Ketua   Persit  KCK  Koorcab  Rem  043/Gatam, serta Ketua pengawas beserta anggota pengawas.

DANREM 043/GATAM BERSAMA UNSUR FOKORPIMDA LAMPUNG HADIRI UPACARA BENDERA.


















Penrem 043/Gatam.

    Bertindak selaku Insfektur  pada Upacara Bendera Bulanan yaitu Kajati Lampung, Ibu Sri Haryati, SH  yang dilaksanakan di Lapangan Korpri Kantor Gubernur Lampung. Kegiatan Upacara Bendera ini diikuti oleh seluruh  instansi  Pemerintahan Provinsi Lampung, Unsur TNI AD, TNI AL, AU, Polda Lampung, Satpol PP Provinsi Lampung serta  adik adik dari para mahasiswa dan para pelajar, Selasa (17/2).

    Upacara Bendera ini juga dihadiri oleh Gubernur Lampung, Bapak Ridho Ficardo, Komandan Korem 043/Gatam,  Kolonel Arm Drs. Winarto, M.Hum, Ketua DPRD Provinsi Lampung, Pejabat yang mewakili  Kapolda Lampung,  Pejabat  yang mewakili Danlanal Lampung, Pejabat yang mewakili Danlanud ATK Menggala dan Kepala Pengadilan Tinggi Provinsi Lampung serta seluruh Pejabat Kepala Dinas/ Instansi Provinsi Lampung.

    Dalam amanatnya, Kajati Lampung menyampaikan akan pentingnya disiplin bagi seluruh pegawai negeri dalam melaksanakan tugasnya, tanpa disiplin semua tugas / kegiatan tidak terwujud secara optimal. Ditambahkan pula oleh Ibu Sri Haryati, SH kepada semua instansi agar pelayanan kepada masyarakat agar sepenuh hati dan ditingkatkan, sehingga diharapkan pembangunan di Provinsi Lampung dapat berjalan lancar. Jadikan pribadi kita sebagai pegawai negeri untuk menjadikan contoh yang baik di lingkungan masyarakat terutama dalam bersikap, bertindak dan perbuatan kita sehari hari  serta  patuhi semua aturan dan tata tertib kepegawaian, ujar Kajati menutup amanatnya.      

KASAD : SWASEMBADA PANGAN, PROXY WAR DAN SERBUAN TERITORIAL .




















Penrem 043/Gatam.

    Pada hari Selasa tanggal 17 Februari 2015, Korem 043/Gatam menyelenggarakan Upacara Bendera  17-an  Bulan Februari 2015 bertempat di Lapangan Saburai Bandar Lampung. Upacara Bendera ini diikuti oleh seluruh prajurit dan PNS Jajaran Korem 043/Gatam dengan selaku IRUP, Kepala Staf Korem 043/Gatam, Letnan Kolonel Inf Safrudin mewakili Komandan Korem 043/Gatam.

    Dalam amanat Kepala Staf Angkatan Darat, Jenderal  TNI Gatot Nurmantyo  secara tertulis yang dibacakan oleh Kasrem 043/Gatam  menyampaikan ucapan   terima   kasih dan  penghargaan  kepada segenap Prajurit dan PNS  TNI  AD  yang  terus   berupaya memberikan darma bakti terbaiknya kepada Bangsa dan Negara. Disampaikan pula oleh Kasad bahwa  tantangan  tugas TNI  ke depan tidak semakin ringan dan semakin komplek.  Untuk itu , Kasad mengharapkan agar para prajurit sekalian tetap dapat menjaga soliditas, kerja sama dan semangat pantang menyerah  dalam  melaksanakan tugas - tugasnya, baik  yang bertugas  diseluruh   pelosok  wilayah  tanah  air,  di wilayah  perbatasan   dan  pulau - pulau   terluar, maupun dalam  melaksanakan tugas menjaga perdamaian    dunia  di  berbagai  penjuru  dunia.

    Menyangkut masalah ketahanan pangan,  Kasad  menyampaikan bahwa kebutuhan  pangan  merupakan salah  satu komoditas yang  sangat  penting  dan  strategis  bagi  keberadaan  sebuah  negara. Pengalaman menunjukan  bahwa  permasalahan  yang   terkait dengan pangan dapat menjadi pemicu bagi krisis yang berujung pada kehancuran sebuah negara. Dengan terus bertambahnya jumlah penduduk dunia, dan tentu saja meningkatnya kebutuhan pangan secara sangat tajam belakangan ini, maka  nilai strategis  pangan  juga   akan  semakin  meningkat.  Bersamaan dengan meningkatnya kebutuhan pangan dunia,  maka sangat mungkin negara dengan masyarakat agraris  pada saatnya  akan  menjadi  sasaran   negara - negara lain,  dan akan menjadi target   untuk diserang,  dihancurkan     dan  dikuasai.  Salah satu upaya untuk menguasai negara  agraris,  adalah dengan cara mengalihkan negara agraris itu menjadi negara industri.   Pada saat yang sama juga dibangun ketergantungan negara industri ini kepada negara - negara industri lainnya. Pada kondisi yang demikian itu, maka  sangat  mudah untuk menghancurkan    negara   tersebut.   Hanya  dengan  menerapkan  embargo   pada    negara   industri  yang    sudah tidak    memiliki      sumber   pangan   tersebut, maka ketahanan ekonomi dan pangannya   menjadi rapuh. Apabila kondisi ketahanan  ekonomi dan pangan sudah hancur, maka   ketahanan  nasional  akan  rapuh. Apabila ketahanan nasional rapuh, maka tungguhlah saatnya   kehancuran  akan  melanda    keberadaan  Bangsa   dan  Negara  tersebut, jelas Kasad.

    Berdasarkan pemikiran di atas, maka swasembada   pangan  menjadi  sangat    penting  dan  mendesak  untuk  dapat  diwujudkan    di  Indonesia.  Dalam  kaitan  itu  pula,  atas  perintah Presiden  RI,  TNI  AD  telah   melaksanakan   berbagai  bentuk  kerja  sama  dengan kementrian dan instansi terkait dalam rangka  mendukung  kebijakan   pemerintah  dalam  mencapai  swasembada  pangan. Tidak hanya  dalam  rangka  menjamin ketersediaan pangan  bagi  seluruh  rakyat Indonesia, tetapi juga  sebagai  upaya  untuk  menjaga dan memelihara   ketahanan    nasional   dan  tetap  tegak - kokohnya Negara Kesatuan Republik Indonesia, terang Kasad.
 
    Ditambahkan pula oleh Kasad, bahwa  di  tengah - tengah  kehidupan bangsa dan negara saat ini, kita  melihat  indikasi  kuat  berkembangnya proxy  war. Ancaman  proxy  war  ke  depan   menjangkau  pula persoalan  energi,  pangan, air, narkoba  dan   lain  sebagainya.  Saat  ini yang tengah kita   alami  adalah  indikasi  berkembangnya tangan-tangan  atau  kekuatan - kekuatan tersembunyi yang dilatarbelakangi oleh berbagai kepentingan, dengan  tujuan  untuk  memecah  belah   persatuan dan  kesatuan  Bangsa  Indonesia. Dalam sejarah  panjang  pergolakan  dunia,   kita mencatat bahwa kekuatan-kekuatan tersembunyi banyak berpengaruh terhadap   kehancuran suatu Negara dan Bangsa.
 
    Dijelaskan oleh Kasad bahwa dewasa ini sudah mulai kita rasakan adanya proxy war di Indonesia.  Ada  kekuatan   yang hendak melemahkan kita, dengan mengadu domba, memprovokasi dan menyebar fitnah   lewat media massa dan media sosial, untuk terus menerus berupaya memecah belah Bangsa Indonesia.   Gejala - gejala tersebut dapat dilihat melalui berbagai bentuk pemberitaan media yang provokatif,  peredaran  narkoba, penyebaran pornografi  dan  seks  bebas,  tawuran  pelajar, perang antar kelompok dan masih banyak lagi lainnya. Ancaman proxy war, dalam konteks kepentingan nasional Bangsa Indonesia harus terus  diwaspadai  dan  disikapi  secara  bersungguh - sungguh.  Berbeda  dengan  perang fisik  di era  perjuangan  kemerdekaan dulu, perang jenis baru  ini tidak sepenuhnya  terlihat  secara fisik, namun dampak penghancurannya  lebih  luas. Untuk itu,  sebagai  bangsa pejuang yang  telah banyak mengalami pasang surutnya   perjuangan, kita tidak boleh terlena dalam situasi  yang  dapat  mengancam  keutuhan  NKRI ini.  Mari kita bangkit dan melawan terhadap segala   bentuk  proxy  war   yang  terjadi di negeri ini.  terang Jenderal  TNI Gatot Nurmantyo  pula. 
 
    Dalam pada itu, pada pelaksanaan kegiatan Serbuan Teritorial, Kasad dalam amanatnya  memerintahkan  kepada  jajaran   TNI AD agar tidak hanya menjadikannya sebagai wahana untuk membantu mengatasi kesulitan rakyat, tetapi  jadikan pula sebagai sarana untuk memenangkan  hati  dan  pikiran rakyat. Merupakan suatu kondisi  yang sangat penting  untuk mewujudkan TNI AD yang  mencintai   dan dicintai  rakyatnya. Ingat rakyatlah yang menjadi inti kekuatan TNI.  Ketika kita dapat mewujudkan hal ini, saya yakin kita  akan dapat melawan dan mengatasi setiap  tantangan dan ancaman, bahkan kita    akan  dapat  menghacurkan  musuh  bangsa  dan  negara  yang   paling  kuat  sekalipun.
  
    Setelah kegiatan upacara bendera, dilaksanakan latihan Parade dan Devile yang diikuti oleh seluruh  prajurit dan PNS Jajaran Korem 043/Gatam dalam keadaan tertib dan lancar.

JASREM 043/GATAM SELEKSI JASMANI CALON KARYAWAN PT. PLN LAMPUNG .



















Penrem 043/Gatam.

    Sebanyak 149 orang mengikuti  tes seleksi jasmani dalam rangka penerimaan calon karyawan baru  PT. PLN Lampung yang  dilaksanakan oleh Tim Jasrem 043/Gatam, pada Selasa, tanggal 17 Februari 2015, pukul : 06.00 WIB.  Pada pelaksanaan  tes jasmani  seluruh  para calon harus mengikuti semua tahapan mulai dari  Semapta A dan dilanjutkan dengan semapta B  bertempat di lapangan olahraga Unila Lampung.

    Kajasrem 043/Gatam, Kapten Inf Sunarya sebagai koordinator di lapangan menyampaikan dalam pengarahannya sebelum pelaksanaan tes jasmani dimulai, kepada para calon diharapkan agar memperhatikan faktor keamanan pribadi  selama  mengikuti  kegiatan  tes.  Kondisi fisik yang belum siap mengikuti tes  dan apabila selama tes fisik  ini merasa  tidak kuat  atau tidak mampu jangan dipaksakan karena akan berdampak buruk terhadap keselamatan jiwa, arah Kajasrem.

   Sebelum pelaksanaan tes, para calon karyawan harus melaksanakan tes kesehatan terlebih dahulu dari Tim Kesehatan Denkesyah Rem 043/Gatam dan  selama  kegiatan tes, para calon karyawan PT. PLN dapat melaksanakan dengan  baik, aman dan lancar. Kegiatan tes ini juga diawasi langsung oleh Kasi ops Korem 043/Gatam.

KOMANDAN KOREM 043/GATAM BUKA LATIHAN GABUNGAN DAN PEMBARETAN MENWA MAHARATAN LAMPUNG.

















Penrem 043/Gatam.

    Latihan  Pendidikan  Dasar  Militer  Angkatan XXXV Gelombang – II Komando Resimen Mahasiswa Raden Intan Lampung Tahun 2015  pada hari Senin, tanggal 16 Februari 2015  secara resmi dibuka oleh Komandan Korem 043/Gatam, Kolonel  Arm  Drs. Winarto, M.Hum  dengan  upacara pembukaan latihan bertempat  di Lapangan Upacara Yonif 143 / Tri Wira Eka Jaya.

    Upacara Pembukaan latihan dihadiri oleh pejabat yang mewakili Gubernur Lampung, pejabat mewakili Kapolda Lampung, Kakesbangpol Provinsi Lampung, Pejabat yang mewakili Ketua DPRD Prov dan Kota Bandar Lampung, Pejabat yang mewakili Danbrigif 3 Marinir, Danyonif 143/TWEJ  serta para tamu dan undangan.

    Dalam amanatnya, Komandan Korem 043/Gatam menyampaikan bahwa  melalui kegiatan latihan ini,  dapat  memelihara  dan  mempererat  hubungan   tali  silaturrahmi  diantara  kita  semua, sehingga “ Kemanunggalan TNI dengan rakyat”  benar - benar  solid dan kompak, jelas Danrem.

    Disampaikan pula oleh Danrem bahwa  pandangan tentang Wawasan   Kebangsaan   kepada   adik - adik Menwa  semoga dapat bermanfaat sehingga  adik - adik  Menwa  dapat berperan  dalam  kehidupan berbangsa  dan  bernegara.  Nilai - nilai kebangsaan yang selama ini sangat kuat dalam kehidupan  Bangsa Indonesia,  sudah mulai luntur  dan   bahkan    hampir  hilang,  sehingga  menimbulkan  dampak yang   mengakibatkan    berbagai   bentuk  pergeseran  tata nilai kehidupan masyarakat   yang  bersifat  alami,  serta  adanya  berbagai   ragam  gesekan  dan  benturan.  Untuk itu,  kita  harus membangun  dan    memperkokoh   kembali kadar    penguasaan     nilai - nilai     moral,    etika   dan  mental   spiritual   yang    berdasarkan    kepada   ciri,  jati  diri  dan   landasan  fundamental  bangsa,  pungkas  Kolonel  Arm  Winarto .

    Ditambahkan pula bahwa kita  memiliki  alamnya   sangat  subur   dan   terletak   diantara   dua      Benua dan  dua  Samudra  Besar. Dengan  demikian,  Negara  indonesia  memiliki     posisi    yang   sangat    strategis dibandingkan  dengan  negara  lain  dan  posisi  ini   juga   menyebabkan  banyak  bangsa - bangsa  lain di dunia  sejak   dulu ingin  sekali  menguasai  bumi  nusantara  kita.  Untuk itu, marilah   kita    sadar    dan  bangkit  untuk  ikut  bertanggung  jawab  terhadap   kelangsungan   bangsa    dan   negara   kita   yang    telah   dibangun   oleh pejuang - pejuang  pendahulu kita, dengan  dilandasi  rasa  persatuan dan kesatuan yang tinggi  dalam rangka mewujudkan  cita - cita  bersama  yaitu masyarakat  adil  dan makmur. Rasa kebersamaan tersebut bukan dibangun  atas  dasar    asal   usul,    suku   bangsa,    adat istiadat, agama,  dan ras,  melainkan  atas   dasar  senasib   dan  sepenanggungan  sebagai warga  negara Indonesia.  Kita  semua   berharap,    dengan      kebersamaan,    persatuan   dan  kesatuan bangsa,  segera  terwujud   cita - cita bangsa.   Dan  tak  lupa,   saya  berpesan  kepada  adik - adik  Menwa sekalian      untuk    dapat  berperan  aktif  dalam  kehidupan bermasyarakat,  berbangsa  dan bernegara, menutup amanatnya

You are here: Home