• Galeri Foto
  • Galeri Foto
  • Galeri Foto
Solid, Profesional, Tangguh, Modern, Berwawasan Kebangsaan dan Dicintai Rakyat..

PRAJURIT MAKOREM 043/GATAM MELAKSANAKAN LATIHAN MENEMBAK SENJATA RINGAN.

PRAJURIT MAKOREM 043/GATAM MELAKSANAKAN LATIHAN  MENEMBAK SENJATA RINGAN TRIWULAN IV  TA 2013.
Penrem 043/Gatam.
Pembinaan satuan bagi prajurit  Makorem 043/Gatam dilaksanakan secara terprogram dan terencana, termasuk didalamnya pembinaan latihan yang meliputi latihan perorangan menembak senjata ringan. Untuk itu, demi menjamin terukurnya sasaran pembinaan latihan secara berdaya guna dan optimal, maka latihan menembak senjata ringan ini dilaksanakan secara bertahap, bertingkat dan berlanjut.
Pada program latihan menembak senjata ringan Triwulan IV  TA 2013 ini, dilaksanakan pada tanggal 29 sampai dengan 30 Oktober 2013 diikuti seluruh prajurit, baik dari Tamtama, Bintara dan Perwira melaksanakan latihan menembak bertempat di Lapangan Tembak Kompi A Yonif 143/TWEJ Tataan untuk menembak Senjata Senapan Jarak 100 Meter dan Lapangan Tembak Perbakin Sukarame untuk menembak senjata Pistol dengan masing – masing munisi untuk Senapan 16 Butir ( 6 Butir untuk Koreksi, 10 Butir Perkenaan ) dengan sikap tiarap dan duduk  dengan jarak 100 Meter,  untuk senjata Pistol 9 Butir (3  Butir Koreksi, 6 Butir Perkenaan ) dengan sikap berdiri, jarak 25 Meter. Latihan menembak pada Triwulan IV TA 2013 ini dilaksanakan dengan aman, tertib dan lancar.

NILAI UTAMA YANG HENDAK DITUMBUHKEMBANGKAN DALAM SETIAP PENYELENGGARAAN TMMD ADALAH UNTUK SALING BAHU MEMBAHU DAN BERGOTONG ROYONG UNTUK MEMBANTU KESEJAHTERAAN MASYARAKAT

Penrem 043/Gatam.
Pelaksanaan TMMD Ke - 91 di wilayah Kodim 0410/KBL ditutup secara resmi oleh Walikota Bandar Lampung, Bapak Herman HN. pada hari Selasa, (29/10) bertempat di Lapangan Kelurahan Campang Raya Bandar Lampung. Komandan Korem 043/Gatam, Kolonel Inf Irwan S. Marpaung hadir pada upacara tersebut bersama dengan unsur Fokorpimda dan para Camat Se-Bandar Lampung. Dalam Amanat Pangdam II/Sriwijaya,  Mayor Jenderal TNI Bambang Budi Waluyo  yang dibacakan oleh Walikota Bandar Lampung, disampaikan bahwa Program TNI Manunggal Membangun Desa ke-91 TA. 2013 ini dapat terselenggara dengan lancar, tertib dan aman berkat jerih payah, kesungguhan, ketekunan dan dedikasi yang tinggi dari para pelaksana di lapangan, dengan dukungan penuh dari pemerintah Provinsi dan seluruh jajaran Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota, serta segenap elemen masyarakat Sumatera Bagian  Selatan. Keberhasilan ini, merupakan cerminan suatu sikap dan keinginan yang  besar  dari  kita  semua, untuk senantiasa ingin memberikan   dan berbuat yang terbaik dalam membantu mengatasi kesulitan masyarakat dalam segala segi kehidupan. Untuk itu, atas nama Pimpinan Kodam II/Swj dan juga selaku penanggung jawab keberhasilan operasional, saya menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi yang  tinggi kepada pemerintah Provinsi dan Kabupaten/Kota juga kepada semua Instansi dan berbagai elemen masyarakat, serta   kepada segenap prajurit, sehingga penyelenggaraan TMMD ke-91 ini berjalan lancar dan sukses.
Kebersamaan ini hendaknya terus kita pelihara, agar dapat semakin menumbuhkan sikap saling pengertian dan semangat kerja sama antara TNI, Pemerintah Daerah dan segenap elemen masyarakat Sumatera Bagian Selatan, sehingga tujuan pembangunan nasional yaitu mewujudkan kesejahteraan masyarakat benar-benar dapat tercapai. Program TMMD, diawali dengan perencanaan yang melibatkan instansi dan masyarakat, serta disusun dengan sistem “Bottom Up Planning”.  Dengan demikian,  diharapkan program TMMD ini dapat mewadahi aspirasi dan kepentingan masyarakat. Sinergitas dalam upaya mewujudkan kesejahteraan masyarakat, secara otomatis menempatkan aparatur pemerintah, terutama aparat Pemerintah Daerah pada posisi sebagai fasilitator dalam upaya-upaya pembangunan yang diprakarsai oleh masyarakat, sehingga penetapan program pembangunan benar-benar sejalan dengan kebutuhan riil masyarakat. Karena atensi sasaran TMMD selalu berasal  dari  usulan  masyarakat,  maka  antara program pemerintah dan program masyarakat akan senantiasa saling mengisi, saling melengkapi dan  saling  mendukung. Kita maklumi bersama, bahwa nilai utama yang hendak ditumbuhkembangkan dalam setiap penyelenggaraan TMMD adalah untuk saling bahu membahu dan bergotong-royong membangun kehidupan sosial yang berkualitas, sehingga bermuara pada terciptanya stabilitas keamanan daerah yang mantap sebagai   pondasi sekaligus prasyarat dalam mewujudkan Sistem Pertahanan Semesta yang kita cita-citakan bersama. Berdasarkan hasil evaluasi, pelaksanaan program TMMD di wilayah Sumatera Bagian Selatan menunjukkan hasil yang positif, bahkan senantiasa  dapat  melebihi  pencapaian   target kegiatan pokok, termasuk pula dalam efisiensi pembiayaan.  Keberhasilan ini tentunya  berkat adanya sinergi, ikatan kebersamaan serta adanya dukungan swadaya masyarakat yang sangat tinggi, sehingga program TMMD menjadi salah satu program penting dalam konteks pembangunan  nasional  kita. Dengan berakhirnya program TMMD ke-91 tahun 2013 ini, saya harapkan mekanisme pembangunan yang telah dibangun melalui model kemanunggalan program TMMD, agar tetap dipelihara dan dijadikan sebagai salah  satu modal dasar masyarakat dalam rangka melaksanakan pembangunan di kawasan pedesaan. Oleh karena itu diharapkan adanya tindak lanjut dari berbagai pihak, khususnya satuan kerja perangkat daerah terkait di semua tingkatan pemerintah. Demikian pula kepada  masyarakat  desa,  dengan berakhirnya pelaksanaan program TMMD ini, bukan berarti pekerjaan telah selesai, namun harus ditindaklanjuti dengan kegiatan peningkatan, pemeliharaan dan pengembangan secara  berkelanjutan, sehingga pada akhirnya masyarakat akan semakin mampu untuk membangun wilayahnya secara mandiri. Bila kemandirian masyarakat telah tercapai, maka disinilah letak keberhasilan pembangunan bangsa.
Sebelum mengakhiri amanat ini, kepada semua pihak, baik dari komponen TNI dan Polri, aparat Pemerintah Daerah di semua tingkatan, tokoh masyarakat, alim ulama, organisasi kemasyarakatan dan kepemudaan serta segenap warga masyarakat, sekali lagi saya sampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan   atas   keberhasilan yang  telah dicapai dalam pelaksanaan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD)  ke-91 tahun 2013 ini. Semoga segala pengorbanan dan amal baik kita dalam rangka mengabdi kepada bangsa dan negara mendapat ridho Allah SWT.


DANREM 043/GATAM SELAKU IRUP PADA UPACARA HARI SUMPAH PEMUDA TAHUN 2013

Penrem 043/Gatam.
Danrem 043/Gatam, Kolonel Inf Irwan S. Marpaung bertindak selaku IRUP pada Upacara Hari Sumpah Pemuda Ke-85 Tahun 2013 pada hari Senin, (28/10) bertempat di Lapangan Saburai Bandar Lampung dengan dihadiri oleh para Komandan Satuan dan Jawatan Jajaran Korem 043/Gatam dan seluruh para prajurit dan PNS Korem 043/Gatam Se-Bandar Lampung. Pada kesempatan tersebut, Komandan Korem 043/Gatam membacakan Sambutan dari  MENTERI  PEMUDA  DAN OLAHRAGA  REPUBLIK INDONESIA, KRMT.  ROY SURYO. Dalam Sambutan tersebut, MENTERI  PEMUDA  DAN OLAHRAGA  REPUBLIK INDONESIA, KRMT.  ROY SURYO menyampaikan bahwa melalui peringatan Hari Sumpah Pemuda  ini kita dapat mengenang   tekad pemuda Indonesia saat itu yang mengikrarkan komitmen  persatuan dan kesatuan bangsa  yaitu :
SATU TANAH AIR – Tanah Air Indonesia, SATU BANGSA – Bangsa Indonesia  dan  SATU BAHASA – Bahasa IndonesiaPeringatan Hari Sumpah Pemuda merupakan momentum sejarah yang sangat penting dalam perjuangan bangsa Indonesia yang dipelopori oleh   anak  -  anak   muda   pada  jamannya. Sumpah Pemuda merupakan momentum yang    telah   membangun  komitmen  kolektif   bangsa  untuk bersatu  dan  mengembangkan jiwa  nasionalisme ditengah - tengah hagemoni kolonialisme  penjajah.   Momentum  sejarah  ini penting untuk kembali direnungkan dan direaktualisasikan agar semangat yang terkandung di dalamnya dapat terus memberikan inspirasi  dan  motivasi  bagi   seluruh   bangsa  ini  untuk menggapai kejayaan bangsa di masa  depan agar   dapat  hidup  sejajar  dengan  bangsa - bangsa  lain.  Secara  khusus momentum peringatan Hari Sumpah Pemuda tahun  ini diarahkan untuk menjadi tonggak pembangunan  Karakter   Bangsa.  Atas    dasar  semangat  itulah  peringatan  Hari Sumpah Pemuda  tahun ini mengangkat  tema : “Mewujudkan  Pemuda  Yang  Santun, Cerdas, Inspiratif  dan  Berprestasi”. Tema ini secara khusus mengandung  pesan  bahwa  saat  ini  kita memerlukan figur -  figur   pemuda  yang  santun, cerdas, inspiratif dan berprestasi. Pemuda yang santun adalah pemuda yang memiliki budi pekerti, berakhlak mulia, menghormati yang lebih tua    dan penyayangi yang lebih muda serta peduli terhadap sesama. Pemuda Indonesia dituntut untuk santun dalam perkataan, pikiran dan perbuatan. Pemuda  yang  cerdas   adalah   pemuda   yang  memiliki  kemampuan inovasi  dan kreatifitas yang tinggi, yang mampu mengatasi berbagai persoalan dihadapinya,   yang memiliki kompetensi sehingga akan   mampu  bertahan  dan  akan  unggul  dalam  menghadapi  persaingan  global.     Pemuda  yang  inspiratif  adalah  pemuda   yang  mampu  memberikan  inspirasi   bagi  pembangunan bangsanya, inspirasi bagi perubahan dan inspirasi  dalam mengembangkan generasi yang unggul dan berdaya saing.  Pemuda yang  berprestasi  adalah pemuda     yang  senantiasa   berorientasi  pada  kejayaan, keunggulan  dan  kegemilangan  masa  depan.  Pemuda yang berprestasi adalah pemuda  yang  tidak mudah menyerah, bertanggungjawab dan  senantiasa  melakukan  yang terbaik  untuk dirinya,  masyarakatnya  dan  untuk  bangsanya.
Upaya untuk mewujudkan pemuda Indonesia yang santun, cerdas, inspiratif dan berprestasi haruslah dijadikan sebagai komitmen kolektif bangsa ini manifestasi dari semangat dan   jiwa  Sumpah  Pemuda.  Melalui  peringatan  Hari Sumpah Pemuda  tahun  ini,  kita  berharap  agar  bangsa  ini kembali merenungkan dan menghayati  jiwa dan semangat  yang  terkandung  dalam  nilai – nilai Sumpah Pemuda yang telah diikrarkan   oleh   para   Pemuda  dari   berbagai  suku, agama, dan latar belakang kebudayaan yang sangat plural dari seluruh Indonesia. Semoga bangsa Indonesia dapat memetik hikmah yang terkandung dalam peringatan Hari Sumpah Pemuda ini. Pelaksanaan Upacara berjalan tertib dan lancar.


    

KUNJUNGAN KERJA ASTER KSAD DI WILAYAH KOREM 043/GATAM
















































PENREM 043/GATAM.

Jalin komunikasi yang baik dari semua pihak, untuk menjaga situasi wilayah teritorial sehingga mampu mengantisipasi konflik yang terjadi di dalam masyarakat. TNI berasal dari rakyat dan bekerja untuk rakyat, untuk itu Kodim sebagai satuan Komando Kewilayahan harus mampu membangun kebersamaan dengan menjalin komunikasi yang baik  dengan semua pihak sehingga dapat mengantisipasi potensi konflik di masyarakat, demikian sambutan yang disampaikan oleh Aster KSAD, Mayjen TNI Meris Wiryadi pada saat kunjungan kerja dalam rangka Penilaian Lomba Pembinaan Teritorial di wilayah Kodim 0411/Lampung Tengah, pada hari Selasa (22/10). Dalam kunjungan kerja Aster KSAD turut mendampingi Kasdam II/Sriwijaya, Danrem 043/Gatam, Para Dandim Jajaran Korem 043/Gatam.
Selanjutnya, Aster KSAD menyampaikan bahwa indikator dalam penilaian Binter sebenarnya sangat simpel, karena TNI dari rakyat untuk rakyat, untuk itu bagaimana Kita (TNI) dapat menjalin komunikasi dengan baik kepada masyarakat.
Dalam konteks Lomba Binter ini,  melihat bagaimana implementasi kegiatan di lapangan sebenarnya, bagaimana TNI berkomunikasi dengan Forum Komunikasi Pimpinan Daerahnya dan bagaimana berinteraksi dengan masyarakatnya serta rasa kepeduliannya dengan masyarakatnya. Pada kesempatan tersebut, Aster KSAD juga mnyampaikan bahwa  Kodim 0411/LT memiliki peluang besar untuk menjadi yang terbaik pada Lomba Binter ini, karena dari 296 Kodim Seluruh Indonesia, saat ini hanya tinggal empat Kodim lagi yang masih dilakukan penilaian untuk dipilih yang terbaik. Demikian rangkaian kunjungan kerja Aster KSAD di Kodim 0411/LT.

KUNJUNGAN KERJA KASDAM II/SRIWIJAYA DI WILAYAH KOREM 043/GATAM




















Penrem 043/Gatam.
Kedatangan Kasdam II/Sriwijaya, Brigjen TNI Toto S. Murasad, pada hari Senin, ( 21/10) di depan Mako Korem 043/Gatam disambut oleh Komandan Korem 043/Gatam, Kolonel Inf Irwan S. Marpaung, Kasrem 043/Gatam dan Para Kasi Korem 043/Gatam, Para Dandim  serta Komandan Satuan Jawatan Jajaran Korem 043/Gatam. Selanjutnya, Kasdam II/Sriwijaya menerima Paparan Satuan Korem 043/Gatam oleh Danrem 043/Gatam bertempat di Ruang A. Yani Makorem 043/Gatam dan dihadiri oleh Kasrem, Para Kasi, Dandim Jajaran dan Komandan Satuan Jawatan Jajaran Korem 043/Gatam,. Pada Acara tersebut, Kasdam II/Sriwijaya memberikan pengarahan kepada seluruh Perwira tentang tugas dan tanggung jawab di Satuan Komando Kewilayahan  dapat terlaksana dengan baik dan lancar.  Selesai menerima Paparan dan memberikan Pengarahan, Kasdam II/Sriwijaya berkesempatan meninjau Denkesyah Rem 043/Gatam, dengan didampingi oleh Komandan Korem 043/Gatam, Kasrem 043/Gatam dan Dandenkesyah Rem 043/Gatam melihat ruang perawatan bagi anggota TNI yang sedang dirawat dan berkesempatan berkomunikasi secara langsung dengan pasien anggota prajurit dan keluarganya yang sedang sakit. Di hari yang sama, setelah meninjau kondisi rumah sakit Denkesyah Rem 043/Gatam, Kasdam II/Sriwijaya mengadakan kunjungan kerja ke Kodim 0410/Kota Bandar Lampung dengan agenda menerima Paparan satuan oleh Dandim 0410/KBL, dan dilanjutkan Kasdam II/Sriwjaya berkesempatan memberikan pengarahan kepada seluruh Para Danramil dan Perwira Staf Kodim 0410/KBL dalam melaksanakan tugas di satuan Komado Kewilayahan dapat  terlaksana dengan baik dan lancar secara optimal. Di akhir kunjungannya pada hari itu, Kasdam II/Sriwijaya dengan didampingi Komandan Korem 043/Gatam dan Para Kasi serta Komandan Satuan Jawatan mengadakan kunjungan kerja ke Yonif 143/TWEJ. Dalam kesempatan tersebut, Kasdam II/Sriwijaya melihat secara langsung kesiapan personel dan materiil Satgas Yonif 143/TWEJ yang akan melaksanakan tugas operasi pengamanan daerah perbatasan Indonesia - Malaysia di Pulau Kalimantan. Selanjutnya, di lapangan Yonif 143/TWEJ, Kasdam II/Sriwijaya memberikan pengarahan kepada seluruh prajurit Satgas Yonif 143/TWEJ, menyangkut tentang  tugas selama di  daerah perbatasan agar seluruh prajurit selalu baik - baik dengan rakyat, cintai rakyat-rakyat akan mencintai TNI, Kenali dan hormati adat Istiadat setempat, Jaga Nama Baik Satuan, jaga kesehatan,  laksanakan tugas dengan  penuh rasa tanggung jawab,  dan hindari pelanggaran sekecil apapun.
You are here: Home